AYAT-AYAT PENGGUGAH JIWA
Saudaraku...mari kita renungi ayat-ayat ini agar membuat pikiran kita senantiasa positif
Saudaraku, masihkah ada kesempatan bagi kita untuk pesimis menjalani hidup? Padahal Allah telah mengharamkan kekhawatiran dan kesedihan pada orang yang beriman
”Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (Ali Imron 139)
“Sesunguhnya orang-orang yang mengatakan : “Rabb kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al Ahqaaf:13-14)
Saudaraku, pantaskah kita berputus asa? Padahal Allah berjanji memberikan jalan keluar dengan takwa dan tawakal
”...Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu” (Aht-Thalaq 2 -3)
Saudaraku, pantaskah kita mengeluh atas setiap kesulitan? Padahal Allah mengabarkan setiap satu kesulitan akan diiringi berbagai kemudahan.
”Karena sesungguhnya bersama kesulitan itu ada (berlipat) kemudahan. sesungguhnya bersama kesulitan itu ada (berlipat) kemudahan” (Al-Insyirah 5 – 6)
Saudaraku, pantaskah kita menyerah kalah? Padahal Allah masih berkenan membuka pintu pertolongannya.
”Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapati-Nya di hadapanmu. Jika engkau meminta, mintalah kepada Allah. Jika engkau memohon, mohonlah kepada Allah..”.(HR. Tirmidzi)
Saudaraku, pantaskah kita mundur meraih cita? Padahal Allah berjanji akan memberikan petunjuk mencapainya.
”Barangsiapa memusuhi seorang wali-Ku mka Aku telah mengumumkan perang kepadanya. Tidaklah seorang hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih aku sukai dari pada (melaksanakan) apa yang telah Aku wajibkan kepadanya. Dan hamba-Ku masih saja mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan nafilah sehingga Aku mencintainya. Jika Aku mencintainya maka Aku adalah pendengarannya ketika ia mendengar, matanya yang ia pakai untuk melihat, tangannya yang dipakai untuk memegang, dan kakinya yang dia pakai untuk berjalan. Bila dia meminta kepada-Ku, Aku pasti memberinya dan bila dia memohon perlindungan kepada-Ku, niscaya Aku memberinya perlindungan” (HR. Bukhari)
Saudaraku, kunci prestasi kita adalah bersikap dan berpikir positif. Sabar dan syukur dalam tiap kesempatan. Maka kita pun akan menjadi pribadi dahsyat nan menakjubkan
”Sungguh menakjubkan perilaku orang mukmin. Semua keadaan adalah baik baginya. Jika memperoleh kesenangan ia bersyukur, dan yang demikian baik baginya; dan jika ia ditimpa kesussahan, ia bersabar, dan yang demikian adalah baik baginya. Perilaku itu hanya pada orang mukmin” (HR Muslim dan Ahmad)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar